Apa yang Terjadi pada Celcius Network

Apa itu Celcius Network

Celcius Network adalah platform pinjaman kripto dengan suku bunga yang rendah dan pengguna dapat menyimpan asset nya di dalam Celcius untuk mendapatkan pengembalian dengan persentase yang beragam hingga 17% pertahun, Celcius di dirikan sejak 2017 oleh Alex Mashinsky. Dikabarkan platform ini memiliki penguna hingga 1,7 juta pengguna dan membuat token nya $CEL melesat jauh hingga ATH di sebesar $8,02 pada 3 Juni 2021 namun saat ini merosot jauh hingga 90% yang dikabarkan dampak dari insiden yang sedang terjadi saat ini.

Ketegangan di Lingkungan Masyarakat

Seperti yang kita lihat bahwa saat ini kondisi pasar kripto semakin memburuk, beberapa proyek dan perusahaan besar menjadi dampak atas runtuhnya semua harga kripto, tak terkecuali token yang di luncurkan oleh Celcius, ketegangan ini berasal dari bunga tinggi yang dibayarkan Celsius sebagai imbalan untuk menyimpan kripto di platform, sehingga tidak cukup likuid untuk melakukan pembayaran. Untuk menarik perbandingan dengan bank biasa, di bank hanya mendapatkan persentase yang kecil, tetapi pada Celcius bisa mendapatkan lebih dari 9% untuk memegang stablecoin.

Bagaimana Celsius runtuh?

Jaringan Celsius terus bekerja dengan baik jika masih ada peminjaman uang, di mana mereka menerima bunga, dan membayar pengguna yang menyimpan asset di platform nya. Selain itu, harus ada sisa likuiditas untuk membayar pengguna yang menarik uang.  Jadi bila ada kondisi dimana kurang nya depositor terjadi dan dibarengi dengan penarikan uang pengguna maka likuiditas akan berkurang dan membuat tidak stabil.

Beberapa bulan berlalu dengan baik, layanan ini sangat di minati oleh masyarakat, namun seiring kondisi pasar yang kian memburuk menciptakan kepanikan pengguna yang membuat merka menarik uang nya dari layanan Celcius dan di tukarkan ke fiat.

Celsius tidak dapat menangani tekanan penarikan pengguna dan di satu sisi nilai token nya juga turun, selain itu karena mereka telah mengunci Ethereum dengan imbalan stETH untuk menghasilkan pendapatan tambahan.

Celsius memiliki begitu banyak token stETH sehingga hampir tidak mungkin untuk menukarnya dengan harga yang tidak setara dengan ETH dan menciptakan masalah likuiditas. Akibatnya, mereka harus meminjam kripto. Celsius meminjam mata uang kripto seperti Ethereum dan USDC dari bursa utama seperti FTX dan Bitfinex. Uang yang harus mereka pinjam menyebabkan utang meningkat begitu tinggi sehingga Celsius memilih untuk berhenti membayar pengguna dan menutup akses penarikan bagi pengguna dan beberapa layanan lainya. Akibatnya, insiden ini menyebabkan Celcius turun nilainya lebih dari 50% dalam waktu satu jam. 

Belum ada info lanjutan terkait kapan waktu yang pasti perbaikan masalah ini, namun kita mungkin dapat berasumsi dimana jika nanti Celcius membuka layanan nya kembali akan ada kepanikan baru yang dapat memicu pasar lebih buruk, namun tetaplah kita berharap agar kondisi saat ini akan cepat membaik.

Oezank
Oezank is a Crypto Influencer who has more than 2 years of experience observing Crypto projects and strongly believes in blockchain technology in Indonesia.